Rumah Tropical Vintage Japandi

Bismilllah..hai teman teman, aku Pupung Pursita Dewi, biasa dipanggil Pupung, ada juga yg memanggil Dewi, boleh lah..🤗 Aku ibu rumah tangga dengan 3 orang anak.

Hobiku selain mendekor rumah, aku juga suka banget merawat dan memelihara tanaman, terutama tanaman yang berbunga, karena begitu mereka berbunga, itu jadi moodbooster banget buat aku.

Tema rumahku itu Tropical Vintage. Aku berusaha membuat sebanyak mungkin ruang terbuka untuk dijadikan taman, di lahan yang tidak seberapa luas. Rumahku banyak jendela, open space tanpa banyak sekat, menggunakan material alam, seperti batu alam dan kayu jati dari bongkaran rumah-rumah tua..(ceritanya recycled wood 🤭) . Untuk furniture aku banyak menggunakan barang-barang vintage untuk memaksimalkan kesan eksotis, sehingga rumah terasa lebih homey dan unik..😘

Area Masuk

 

 

 

Selama beberapa tahun aku dan keluarga tinggal di jepang, jadi aku ingin membawa nuansa jepang ke rumah, buat kenang-kenangan, salah satu ya dengan jendela shoji yang ada di mushola

 

Ruang Tamu

 

Living room ku ini bentuknya kotak 🤗 Naah seru-nya ruangan ini, aku bisa eksperimen dengan geser-geser sofa, meja, kursi…Serong kanan,serong kiri, lurus…Kalau buat aku, sebagai elemen dekoratif, printilan itu penting banget..Karena bisa mengubah vibes ruangan, apalagi kalau penempatannya pas..👌 Naah hanya seberapa banyaknya, buat aku secukupnya aja..

Jadi jangan heran kalau printilan yang muncul di rumahku itu lagi itu lagi..🤭

 

Ruang Keluarga

Ruang keluarga  ini adalah ruangan favorit kami yang paling sering digunakan untuk family time, ibaratnya ini adalah jantung rumah kami, nonton TV bareng ato sekedar ngobrol.

Workspace

 

 

Aku ubah foyer menjadi spot WFH. Sejak pandemi melanda, suami harus work from home (WFH), tetapi sekarang sudah WFO sih.

 

Furniture harus dipilih yang “tidak berat” dan eye catching, karena workspace ini akan langsung terlihat begitu orang masuk rumah.Rak bukunya didesign sesimple dan seramping mungkin. Tapi harus bisa menampung seabrek buku-buku suami. Work Desk dipilih yang berkaki jengki biar stylish. Cermin sebagai barang ‘wajib’ di foyer tetap dipertahankan..

Pantry atau Dapur Kering

 

Dapur itu sebenarnya ada dua konsep di dalam rumah. Ada dapur kering, dan dapur basah. Sharenya yang dapur kering saja alias pantry.  Ini terletak dekat dengan ruang makan kami. Dari hampir semua jenis makanan kami suka. Kebetulan anak, juga ga banyak pilih-pilih makanan.

 

Area Makan

 

 

Bunga lilin kuning nama latinnya Pachystachis lutea.. Ternyata seluruh batang tanaman ini mengandung senyawa alkaloid polifenol dan saponig yang katanya bisa mengatasi diare..Tapi aku sendiri belum pernah nyoba🤭 Bunga ini hanya aku manfaatkan untuk bunga potong aja, tinggal ditaro di toples isi air..lumayan bisa menceriakan meja makan..

 

Toilet & Area Wudhu

 

Toilet ini sejak awal memang dirancang untuk tamu, tempatnya yang persis bersebelahan dengan ruang tamu, membuat tamu nyaman ketika akan menggunakannya..🤗

Luasnya yang minim hanya 2m X 1m dengan tinggi 2,1m memanfaatkan area bawah tangga.. Meskipun begitu, pencahayaannya maksimal, karena di sepanjang kedua sisi toilet ada jendela kaca yang langsung menghadap ke taman samping.Ceruk bawah tangganya dimanfaatkan untuk area wudhu.

Area Laundry

Area laundry ini ada di bagian belakang rumah..sebelahan dengan teras belakang.. jadi sama sama menghadap ke taman belakang. Pintu yang ngebuka itu ke arah kamar mandi belakang. Tampak ada tangga yang langsung mengarah ke area jemur di lantai 2. Mesin cuci-nya awalnya pakai yg frontload, setelah dipakai hampir 14 th ternyata perlu istirahat 🤭 gantinya nyoba yg topload..

Teras Belakang

 

Sekilas alur rumah aku…ada 3 pintu yang mengarah ke taman belakang ini. Pintu pertama dari Ruang tamu, yang persis depan teras ini. Pintu kedua dari kamar utama, terlihat dari vitrage putih. Puntu ketiga dari ruang laundry.

Dari area teras belakang…Di balik tembok garis-garis ini adalah ruang laundry dan kamar mandi. Dinding itu sengaja dibuat lebih kasar, bertekstur dan diberi garis garis..agar lebih variatif aja…🤗

 

 

Kamar Utama

 

Ini adalah kamar utama yang terletak di lantai 1. Pintunya adalah  ke arah taman belakang dan ini memang lebih sering dibuka daripada tertutup, biar udara segar bisa leluasa masuk ke dalam kamar…🤗

Carport Area

 

Lahan rumahku ini bentuknya “ngantong”, depannya kecil & melebar ke belakang. Menurut arsitek kami @yanrakhman, tidak memungkinkan untuk dibuat garasi tertutup, karena itu akan menutup fasad rumah. Jadinya dibuatlah carport, dengan balok balok sebagai penyangga dan dudukan solartuff. Pembuatan balok2 ini lama banget..lelah hayati deh ngeliatnya.🤦 Setelah ngobrol dg ahli bangunan, untuk membuat balok ini ternyata diperlukan keahlian dan ketelatenan, tidak semua tukang bisa mengerjakan..Memang setelah jadi, kami puas dengan hasilnya, karena balok-balok ini terlihat kokoh dan eye-catching banget.🤗😘


Epilog

Lantai 2 adalah area khusus anak-anak. Terdapat kamar anak-anak kami dan area jemur. Untuk sekarang kami belum bisa share untuk lantai 2 nya. Semoga Anda menikmati konten home tour lantai 1 saya ini. Semoga menjadi inspirasi bagi Anda sekalian 🙂

Tinggalkan Balasan

Contact Us