Rumah Bergaya Bohemian Natural

Prolog

Hola ! Perkenalkan namaku Umi. Aku adalah pemilik dari akun instagram @rumah.ryy. Aku seorang karyawan yang saat ini sangat tertarik dengan home decoration. Setelah memiliki rumah ini 5 tahun yang lalu aku mulai suka berselancar diinternet untuk melihat-lihat dekorasi rumah dan aku paling tertarik dengan minimalist bohemian home decoration.

Begitu banyak perubahan yang terjadi dengan rumah ini selama 5 tahun ini. Beberapa kali renovasi dan perbaikan di sana-sini. Rumah bertumbuh begitulah istilah untuk rumah ini.  Tentu saja apa yang ada saat ini semuanya berproses. Akupun baru memiliki akun instagram untuk rumah ini tahun 2021 lalu. Aku ingin berbagi dengan yang lain tentang dekorasi rumah, tanaman, dan hal-hal yang aku suka. Banyak hiasan dirumahku yang aku buat sendiri (DIY) dan itu sangat menyenangkan.

Aku menamakan rumah ini RYYHome. RYY adalah singkatan dari “Rumah Yang Yahud” terinspirasi dari lagunya Naif dengan judul yang sama.

“Bangunlah sebuah rumah yang yahud

Di mana kita kan dapat bersama

Tak ada yang dapat menyusup masuk ke dalam” – Naif

 

Aku ingin rumah ini menjadi rumah yang nyaman buat aku dan keluarga. Rumah yang bisa menjadi tempat healing terbaik setelah lelah beraktifitas seharian. Konsep rumah ini lebih ke minimalis bohemian dengan banyak tanaman. Rumah ini dominan berwarna putih dengan aksen kayu serta banyak hiasan macramé dan tidak lupa tanaman.

 

So, let me tell you the details of my house. Happy tour !

Denah Rumah

Ini adalah rumahku. Rumah kami 2 lantai dengan luas bangunan 80-90 sqm dan luas tanah 154 sqm. Kebanyakan aktivitas semua berlangsung di lantai 1 dan di lantai dua ada teras atas dan area laundry.

Area Depan Rumah

 

Ini adalah teras rumah kami. Sebenarnya gak ada yang terlalu istimewa sama teras rumah. Teras ukuran kecil ini memang sudah dari sananya. Jadi di komplek rumah ini dulunya gak dibolehkan untuk merubah fasad rumah biar seragam karena memang cluster gitu. Jadi ya diterima saja.

Tahun lalu sempat sedikit dilakukan perubahan pada teras rumah ini yaitu mengganti warna cat dari putih menjadi abu-abu. Selain itu bagian lantai teras juga sedikit dilebarkan bagian depannya.

Karena memang terasnya kecil jadi hanya bisa diletakkan tanaman saja. Lampu teras dipasang yang warm white agar terkesan lebih hangat.

Area Masuk Rumah

 

Ini adalah point of view rumahku dari pintu masuk. Rumah ini berkonsep bohemian style dengan banyak tanaman. Dominan colour palletenya adalah putih, abu-abu dan coklat.

Pojok Ruang Tamu

Sedikit cerita awal punya rumah ini typenya 21 dengan LT 154m2, Jadi bangunan cuma ada 1 ruang tamu, 1 kamar dan 1 kamar mandi. Jadi memang harus direnovasi. Bangunan utama sama sekali gak diubah baik bentuk atau luasnya termasuk ruang tamu ini.

Ruang tamu ini cimit cuma 3x3m dan dibatasi dinding dengan ruang tengah rumah. Awal renovasi dulu sempat satu dinding kita kasih warna berbeda yaitu tosca tetapi akhirnya tahun ini semua dinding ruangan ini di cat ulang menjadi putih agar ruangan terkesan lebih luas dan perintilanpun dikurangi agar tidak terlalu terasa sempit.

Our Colorful Kitchen

 

Melipir agak ke belakang dari ruang tengah langsung bakal ketemu dapur yang ukurannya 2x4m. Dapur ini konsepnya masih bohemian dengan banyak warna 😅 Meskipun yang lebih dominan adalah warna putih & wood.

Kabinet kitchen set lebih milih yang full sampai plafon alasannya biar punya banyak storage aja karena rumah ini gak punya gudang. Dapur jenis open shelves juga bagus banget sebenarnya bisa letakin perintilan-perintilan lucu, tapi memang dulu awal pasang kitchen set 2017 kami lebih memprioritaskan fungsi dan kebutuhan.

Meja makan dan dapur letaknya gak satu ruangan, meja makan di ruang tengah bareng ruang keluarga, jadi dapur terpisah sendiri, memang khusus untuk masak.

Sudah 5 tahun dapur ini menemani keseharian dari mulai masak buat sehari-hari sampai buat jualan, jadi dapur ini salah satu ruangan favorit juga. Dari 5 tahun itu tidak banyak yang berubah, paling cuma alat-alat masak sama perintilan saja yang diganti-ganti selebihnya masih sama saja.

 

Area Penyimpanan

 

Terkadang storage di rumah itu bisa jadi pisau bermata dua. Disatu sisi dia sangat berperan agar barang-barang dirumah jadi punya “rumahnya” dan tidak berantakan tapi disisi lain juga bisa jadi “rumah” barang-barang yang sebenarnya sudah tidak kita perlukan sehingga jadi tersimpan lama di rumah.Jadi menurutku menentukan pembelian storage dan akan difungsikan untuk menyimpan apa saja harus benar-benar direncanakan. Kalau aku memang tipe suka lupa udah nyimpan apa aja di storage meskipun udah dilabelin, pasti ada aja lupanya. Intinya jangan sampai berlebihan dan jangan sampai malah jadi “rumah” barang-barang tak terpakai dan tertimbun lama.Niat hati semua barang ingin rapi estetik dan terlihat minimalis tapi bisa jadi malah jadi estetik yang hoarder. #selfreminder

Perintilan Estetik

 

Sesuatu yang perlu gak perlu sebenarnya perintilan ini. Bisa dieliminasi jika goals kita adalah fungsi suatu barang, tapi jadi sulit untuk ditolak jika yang ingin kita capai adalah sebuah keindahan. Betul atau betul? 🤭

Bagiku sih penting 😂😂 Karena aku suka styling something salah satunya ya lemari ini. Gak enak dipandang bangetkan kalau kosong doang atau isinya buku doang. I need something else that makes my bookcase prettier.

Ruang Makan

 

Nambah satu lagi ruangan favorit di rumah, dining room. Memang suasana ruangan itu bisa banget mempengaruhi mood ya selain itu pencahayaan juga berperan penting untuk membangun suasana yang lebih nyaman.

Sekarang bawaannya jadi lebih happy dan nyaman aja setiap mau makan. Meskipun kalau weekdays ruangannya cuma dipakai buat dinner aja hehe.

 

Pojok Santai Keluarga

 

Bergeser ketengah rumah ada ruangan open space dimana di ruangan ini ada area meja makan, dan pojok santai seperti di gambar ini.

Ini merupakan pojok favorit kami sekeluarga karena biasanya jadi tempat gegoleran atau ngobrol. Teman-teman dekat yang bertamu kerumah juga biasanya akan ngumpul di ruangan ini.

Di pojok santai ini ada kursi dan hiasan dari rotan, macrame wall hanger serta tanaman. Memang hampir tiap sudut di rumah ini ada tanamannya karena memang suka banget sama tanaman. Untuk rug hampir semua di rumah ini memakai rug dengan motif bohemian.

Jadi rumahnya memang agak colorful bukan yang monokrom gitu karena lebih sukanya bohemian colorful dengan banyak pattern 😆

 

Kamar Tidur Utama

 

Kamar utama dirumah ini masih bawaan developer belum ada perubahan luas sama sekali. Kamar ini ukurannya hanya 3x3m jadi isi dalam kamar benar-benar barang essential saja. 1 kasur, 1 lemari baju, dan 1 drawer.

Kamar benar-benar difungsikan untuk tempat istirahat kegiatan lainnya lebih banyak dilakukan di ruang tengah/ruang keluarga.

Karena ruangannya yang kecil jadi kasur yang dipilih adalah kasur tanpa dipan ukuran queen size (160×200) yang tingginya 40cm. Sengaja tidak pakai dipan agar tidak semakin terasa sempit tetapi agar tidak terlihat polos banget akhirnya kami tambahkan headboard rotan biar masih masuk ketema rumah bohemian.

Kamar Mandi Utama

 

Kamar mandi ini baru direnovasi tahun ini. Ukuran kamar mandi ini hanya 1,2 x 1,5 m. Meskipun kecil kamar mandi ini masih bisa didesain dengan maksimal dengan adanya area kering dan area basah. Aku minta bantuan teman untuk mendesainnya dan hasilnya aku suka banget.

 

Teras Belakang

 

Nah jadi beberapa waktu lalu kami sempat renovasi backyard/taman belakang. Dari renovasi tersebut ada pagar dibelakang yang akhirnya dibingkar dan tidak dipakai lagi, alasan gak pakai pagar lagi agar taman terasa lebih luas dan tidak ada sekat antara backyard sama nursery tanaman. Mau dipindah ketempat lainpun tidak bisa karena ukurannya tidak cocok.

Awalnya pagar ini mau dikasih ke orang atau dibuang saja tapi kok ya sayang. Apalagi katanya harga besi lagi naik. Akhirnya entah kesambet apa terbersitlah buat recycle pagar ini dan ide yang muncul adalah dijadikan set kursi taman.

Ide ini terfikirkan karena kami juga masih punya sisa wpc anak tangga sekitar 2meter lagi. Dan karena area backyard ini memang masih terkena hujan jadi butuh set kursi taman yang tahan air.

Voila, jadilah pagar direcycle jadi kursi taman. Model dipilih seperti ini karena cuma ini yang paling memungkinkan mengingat sisa wpc sangat terbatas.

Sekarang setiap hujan gak perlu lagi deh mindah-mindahin kursi biar gak kehujanan 😆

Tangga Outdoor

Salah satu wishlist aku jika punya tangga adalah anak tangganya harus kayu. Tapi karena tangganya outdoor dan pasti kena hujan, kayu asli tentu saja bukan pilihan yang terlalu baik mengingat umur pakainya akan lebih sebentar.

Akhirnya nyari-nyari info dan referensi dari internet yang cocok untuk anak tangga outdoor. Nemulah yang namanya conwood. Conwood yang kami pilih ini sesuai dengan penjelasan dari vendornya cocok untuk anak tangga.

Conwood merupakan campuran selulosa dan fiber semen sehingga tahan terhadap cuaca, rayap, dan bisa untuk outdoor. Conwood ini dibelinya perbatang, untuk jenis conwood yang kami pakai ini 1 batang ukurannya P 3,05 m, L 20cm, T 25mm.

Pas datang juga masih dalam bentuk raw (warna abu-abu) belum dicat. Sehingga butuh dilakukan pemotongan dan pengecatan conwood.

 

Lantai 2

Laundry Area 

Welcome to our laundry room 😊

Laundry room ini juga merupakan bagian yang baru dari rumah ini, baru tahun ini alhamdulillah akhirnya punya laundry room, sebelumnya masih barengan diarea backyard. Posisi laundry room ini ada dilantai atas, tepatnya diatas dapur.

Jadi karena konsep rumah ini adalah rumah bertumbuh jadi dari awal udah disiapin area-area yang bisa dibangun salah satunya laundry room ini. Makanya di beberapa area masih kelihatan besi pancang buat pembangunan selanjutnya kalau-kalau dibutuhkan.

Laundry room ini semi terbuka, jadi udah pasti debu lebih cepat nempel sehingga harus lebih rajin bersihinnya 🥲

Untuk jemuran digunakan jemuran lipat yang bisa disimpan di samping mesin cuci ketika tidak digunakan agar ruangan tetap luas.

Teras Atas di Area Laundry

 

Luas laundry room ini sekitar 2 x 3 meter, karena cukup gede jadi ada hidden corner buat chill juga di area ini. Jadi selain bisa chill di backyard bisa juga di sini 😅. Kalau pagi bisa untuk berjemur nyari vitamin D dan sore bisa melihat matahari terbenam meskipun pemandangannya atap rumah ya 😂

Karena ini letaknya dekat atap rumah dan terbuka jadi limpasan air hujan dari atap tetap bakal masuk ya, tapi sejauh ini sih aman ya kalau habis hujan tinggal langsung dibersihkan lagi lantainya. Aliran airnya juga lancar langsung ke pembuangan jadi tidak bikin banjir karena sudah disesuaikan kemiringan lantainya.

Untuk hiasan di area ini masih didominasi sama tanaman-tanaman karena memang ingin punya rumah yang setiap sudutnya ada tanaman.

Epilog

 

Tour kali ini sampai di sini saja. Terima kasih telah membaca konten ini semoga memberikan inspirasi bagi semua pembaca o!House Indonesia.

※ Semua konten oHouse dilindungi oleh hukum dan peraturan yang berlaku. Penggunaan konten yang tidak sah atau pelanggaran privasi pengguna dapat mengakibatkan tanggung jawab perdata dan pidana untuk Anda.

 

Tinggalkan Balasan

Contact Us