Studio Perpaduan Seoul & Paris

Hai! Sebagai fotografer fashion yang bekerja siang dan malam, rumah hanyalah tempat untuk tidur untukku. Kurang lebih sudah lebih dari 10 tahun seperti ini. Aku akhirnya, memutuskan untuk kerja freelance demi kesehatanku yang memburuk karena kerja overtime.

Ternyata dengan lebih banyak waktu di rumah, aku menyadari bahwa mendekorasi rumah bisa menyenangkan dan memberikan kepuasan. Akhir-akhir ini aku sangat suka merapikan rumah ini, rumah yang baru saja aku tinggali dari dua bulan lalu. Tempat ini adalah menjadi tempat favoritku semenjak aku tinggal sendiri.

⚡️ 3 Detik Preview

Denah

 

Seperti bisa dilihat, ini adalah tata letak studio yang khas kecuali dapur yang berbentuk L yang sempurna untuk tukang masak rumahan amatir seperti aku. Tapi yang paling utama, aku jatuh cinta dengan pemandangan panorama cakrawala kota dari sini.

Seperti yang kalian tahu, pandemi menghancurkan semua rencana kami untuk bepergian ke luar negeri. Jadi aku mencoba menghadirkan nuansa eksotis hotel asing dengan desain interior sederhana dan pemandangan kota yang memukau dan seperti tampilan apartemen Paris.

 

Ruang Tamu

 

Menghubungkan ke dapur, ruang tamu memiliki buffet berbentuk perapian yang seolah-olah harus dimiliki untuk memberikan nuansa Eropa yang cozy.

Meskipun studio ini kecil, tetapi memiliki banyak ruang penyimpanan yang built-in.  Contohnya seperti ini, aku mengubah ruang ini menjadi tempat untuk memajang barang-barang vintage yang lucu. Barang-barang ini dari toko atau pasar loak dari sana-sini, menambahkan sentuhan rustic.

 

Home Office

 

Sebagai pekerja freelance yang kebanyakan bekerja dari rumah, di sinilah aku menghabiskan sebagian besar hari di rumah ini. Aku melakukan banyak pertimbangan bagaimana cara mendekorasi meja ini dengan iMac.

Kemudian, aku ingat tentang toko yang aku datangi di Bali.  Ternyata, perabotan rotan dan desain planterior yang digunakan untuk mendekorasi meja kantor dengan iMac sangatlah cantik. Aku juga membuat ruang kerja lebih fresh dengan beberapa bunga dan tanaman, juga menggunakan pembatas ruangan rotan untuk aksen dekoratif lainnya.

Koleksi tanaman hijau

 

Tanaman hias yang sudah aku tanam ditata di atas berbagai jenis bangku di setiap sudut, memberikan tampilan yang harmonis ke rumah ini. Aku membeli semua jenis tanaman termasuk bunga, tetapi tanpa balkon, sulit untuk menjaga mereka agar tetap sehat, jadi sekarang aku mencoba membeli yang dapat tumbuh subur di dalam rumah ini.

Dapur

 

Aku biasanya makan di rumah agar aku bisa tetap diet dengan rendah karbohidrat, dan dapur yang luas ini menyediakan cukup ruang untuk aku menikmati kegiatan memasak. Aku juga kadang mencoba memasak makanan ala koki profesional agar terasa spesial. Sebagai pecinta kopi, aku memiliki area kecil untuk mesin espresso agar membawa nuansa kafe ke rumah.

Lantai & karpet

 

Pada dasarnya, seluruh lantai ditutupi dengan karpet. Aku telah mencari berbagai jenis karpet bahkan sebelum pindah karena karpet bisa menjadi fitur dekoratif sederhana yang menambah gaya pada lantai. Saya pikir melapisi beberapa karpet yang artsy akan meningkatkan estetika lantai.

yyaTentu saja, kadang terlihat debu beterbangan saat matahari menyorot ke dalam, tetapi aku menikmati pemandangan tersebut karena memberikan kehangatan. Berkat karpet ini, aku menikmati berbaring di lantai, melihat ke langit. Aku memilih warna netral yang tidak terlalu menonjol dan bahan yang berbeda untuk memberikan kebahagiaan dan kenyamanan.

Cahaya pagi hari

Pagi hari telah menjadi waktu favorit saya dalam sehari di rumah ini. Sinar matahari mengalir melalui jendela sekitar jam 7 pagi, mencerahkan ruangan dan memberikan pemandangan yang mempesona. Pagi yang indah telah mengubah rutinitas harianku dari menjadi night owl menjadi early bird!

Kamar tidur cozy

 

Dari warna putih krem hingga nyaris krem, aku mencoba membuat tempat tidurku senyaman mungkin. Bahkan di pertengahan musim panas, aku melebarkan selimut bulu angsa. Belakangan ini, aku sangat suka mengubah interior di sekitar ruang tidur agar lebih minimalis.

Aku ingin memasang beberapa poster di dinding dan pot tanaman di samping tempat tidur, tetapi agak sulit untuk tidur. Aku rasa aku harus terus mencoba berbagai pengaturan di sekitar area ini.

 

Malam hangat

 

Aku butuh waktu paling lama untuk memilih pencahayaan dan karpet. Lampu pertama yang aku dapatkan adalah lampu Prancis antik dari tahun 80-an,  yang berdiri di atas perapian. Rasanya seperti cinta pada pandangan pertama ketika aku menemukan barang dari toko barang antik. Itu agak mahal karena basis kristalnya, tetapi aku tidak bisa menahan diri untuk tidak beli.

Lampu samping tempat tidur dengan dasar kayu memiliki struktur yang luar biasa dan menambah nilai estetika. Akan sedikit lebih baik jika memiliki tone yang lebih gelap untuk bagian dasar untuk menonjolkan kap lampu.

Terakhir, lampu meja tanpa kabel selain fungsional juga estetik. Aku paling menyukai ini karena desainnya yang modern. Semua lampu dengan gaya yang berbeda ini memberikan suasana yang nyaman dan hangat secara keseluruhan di malam hari.

Aku kesulitan mendapatkan meja rias yang bisa muat di dinding antara ruang tamu dan kamar tidur. Untungnya, aku menemukan temanku yang dengan senang hati membuatkan meja untukku dengan harga murah.

Tapi dia ingin mendesainnya dengan caranya sendiri, jadi aku serahkan semuanya ke dia. Meskipun aku harus menunggu selama beberapa bulan untuk akhirnya mendapatkan karyanya, aku suka bagaimana ia menambahkan tekstur rustic dengan terlihat itu buatan tangan. Aku selalu menantikan saat hari telah gelap dan berbaur dengan sekitar.

Pemandangan Kota 

 

Fitur yang paling menarik dari rumah ini adalah bagaimana rumah ini memberikan pemandangan kota yang menakjubkan. Melihat perubahan cakrawala yang konstan melalui jendela adalah pengalaman yang luar biasa. Saat waktu senggang, aku hanya akan duduk dan menonton pemandangan itu saja terasa seperti liburan. Kadan aku menikmati pergantian musim sambil bersantai di rumah adalah sebuah kebahagiaan.

 

Tinggalkan Balasan

Contact Us