Rumah, Cerminan Hidupku

Hai semua! Setelah hampir dua tahun menjalani hidup minimalis dan sederhana, senang bisa kembali dengan rumah saya yang telah mengalami banyak perubahan.

Berikut denah lantai dan tata letak furnitur. Anda dapat dengan jelas mengatakan bahwa ada banyak barang di rumah mungil ini. Salah satu hal pertama yang saya sadari tinggal di sini adalah “Saya sama sekali tidak minimalis.” Jika saya menemukan sesuatu yang menarik, saya harus mendapatkannya.

Studio persegi panjang saya secara singkat dibagi menjadi empat area. Meskipun relatif kecil, saya mencoba memanfaatkan ruang yang ada.

1. Kamar Tidur

<Sebelum>

<Setelah>

Dulu saya sering mengganti tempat tidur atau arah hadapnya. Tetapi sekarang saya telah menemukan pengaturan yang paling efisien. Perbedaan terbesar dengan tempat tidur adalah bingkai yang saya dapatkan baru-baru ini.

Dinding di samping tempat tidur selalu dibiarkan kosong. Tanpa TV, saya terkadang menyewa proyektor untuk menonton film.

Di bagian lampu tidur, saya meletakkan benda-benda favorit saya seperti jam meja atau vas bunga. Saya mencoba membuat perbedaan dalam rumah saya dengan hal-hal kecil.

Belakangan ini, saya banyak menghabiskan waktu mendengarkan musik melalui turntable dan speaker ini. Saya tidak terlalu tertarik dengan perangkat semacam ini, sampai suatu hari, saya terpikat pada rekaman jazz yang diputar dengan turntable. Saya selalu cek di Youtube atau internet sebelum membeli sesuatu, dan melihat semua jenis turntable. Sekarang setiap kali saya pergi ke suatu area, saya mengunjungi toko vinyl lokalnya untuk beli album.

2. Pojok Cafe

Sebagai orang rumahan, saya suka minum kopi sendiri di rumah.

 

Saya juga seorang kolektor teh dan cangkir dari segala jenis, tetapi saya terutama lebih suka menggunakan gelas kecil sekitar 8-10 oz untuk nikmati kopi kental dan strong.

Untuk teh panas, saya suka menikmatinya dengan cangkir keramik. Baru-baru ini, saya sedang mengumpulkan cangkir keramik atau tembikar buatan @like_a_clay. Untuk saya, bagian-bagian kecil dari kehidupan sehari-hari seperti membaca buku atau mendengarkan musik dengan kopi yang baru diseduh di ruangan saya sendiri ini memberi kita kebahagiaan seutuhnya.

Beberapa hari yang lalu, saya membeli mesin espresso yang sudah lama saya incar. Mesin espresso Breville 870 ini dilengkapi dengan penggiling built-in, sehingga membuat penggunaan ruang kecil lebih baik dan sangat bagus untuk digunakan. Saya pertama kali melihat mesin ini dari toko buku independen yang nyaman di dekatnya. Sudah sekitar satu bulan memilikinya, dan saya tidak pernah sedikitpun menyesali pembelian ini. Hal terbaik tentang itu adalah bahwa itu benar-benar membuat kopi yang enak secara konsisten dan membantu saya menjadi barista rumahan yang baik, dengan menggunakan dosis volumetrik, dan pada dasarnya setiap fitur otomatis memiliki penggantian manual ketika Anda melampaui dasar-dasarnya (termasuk kontrol tekanan atau pra -infusi).

3. Ruang Tamu

Meja di bawah ini adalah meja makan/meja kopi dan digunakan untuk berbagai keperluan lainnya.

<Sebelum>

Sebelumnya, area ini sebagian besar dipisahkan menjadi tempat tidur dan meja, artinya saya tidak benar-benar memanfaatkan ruang ini secara terbuka. Tapi itu malah jadi masalah untuk saya saya karena menggunakan meja ini sebagai meja kantor juga.

<After>

Saya mengganti meja dengan meja kopi bundar dan kursi lantai ini. Saya menyukai segala sesuatu tentang meja baru ini: tekstur kayu, tone warna, bentuk bulat, dan tekstur lembut. Saya biasanya makan di sekitar sini dan duduk di kursi lantai, saya tidak begitu suka hanya berbaring di tempat tidur. Slogan merek yang mendesain meja ini adalah “Cara hidup di rumah kecil” dan sesuai dengan rumah saya. Bahkan teman-teman saya mengatakan saya memilih sesuatu yang mirip dengan kondisi diri saya.

Di malam hari, ruangan menjadi home theater yang nyaman. Aww .. Saya selalu senang dengan menggunakan proyektor.

4. Ruang Kerja

Area terakhir yang ingin saya perkenalkan adalah area ini.

Aku meletakkan meja dan kursi tepat di belakang tempat tidur. Duduk di sini, sungguh melegakan untuk hanya melihat-lihat rumah ini di mana terdapat sentuhan-sentuhan personal dari saya di setiap pojok ruang.

Mengurus kanal Youtube bernama “Linahome” sendiri, saya biasanya terjebak di meja ini selama berjam-jam mengedit video. Setelah menatap monitor untuk waktu yang lama, saya berdiri sejenak dan menikmati cahaya pada rumah ini. Saya tidak akan pernah melewatkan kesempatan untuk menikmati sepersekian detik rumah saya, refleksi diri saya sendiri, terpadu indah dengan cahaya alami.

Ketika saya menghabiskan lebih banyak waktu di rumah setelah pandemi, saya mencari hobi atau kegiatan untuk dipelihara di rumah. Waktu istirahat ekstra saya menjadi lebih menyenangkan saat menggambar beberapa gambar di meja ini.

Di belakang adalah lemari kayu ini. Saya yakin banyak orang-orang yang tinggal di studio kecil merasakan kesusahan yang sama karena berjuang untuk menemukan ruang penyimpanan. Kabinet kayu ini memiliki dua pintu lipat yang memungkinkan saya membuka dan menutup dengan nyaman. Rak yang lebar memberi saya kebebasan untuk menyimpan berbagai barang seperti cangkir, kotak, bahkan kipas angin. Di atas adalah ketel teh antik dan tempat lilin yang dibeli dari toko barang antik di Eropa.

Ini adalah rumah kecil, jadi furnitur yang tidak sesuai dengan ruang akan membuatnya menonjol. Jadi saya berpikir lebih hati-hati dalam membeli furnitur apakah itu akan cocok dengan rumah saya atau cocok dengan selera saya.

5. Dekorasi Musiman

Saya mencoba menyegarkan suasana di ruang mungil ini dengan memperbarui dekorasi seiring perubahan musim. Selama musim dingin, saya akan mengeluarkan hiasan Natal dan dekorasi liburan untuk menghiasi rumah.

Saya telah menggantung lampu natal ini dari tahun lalu dan meletakannya di sekitar rak. Begitu saja sudah membuat terasa hangat dan meriah!

Foto-foto ini dari perjalanan saya di Eropa Utara Desember lalu. Ini sebenarnya pertama kalinya membuat kartu pos dengan foto-foto yang diambil sendiri, tetapi hanya dengan melihatnya membawa saya kembali ke masa itu.

Bagaimana Anda menyukai tur kamar kedua saya? Saya rasa beberapa hal ada yang berubah dan yang lain tetap sama, saya lebih bisa mengenal diri saya lebih banyak lagi tentang selera pribadi saya dan diri saya sendiri. Terima kasih semua untuk bergabung dengan tour saya ini!

Epilog

Bagaimana Anda menyukai tur kamar kedua saya? Saya rasa beberapa hal ada yang berubah dan yang lain tetap sama, saya lebih bisa mengenal diri saya lebih banyak lagi tentang selera pribadi saya dan diri saya sendiri. Terima kasih semua untuk bergabung dengan tour saya ini!

 

 

Tinggalkan Balasan

Contact Us