Rumah American Style

Prolog

Hai semua, perkenalkan saya Lisa dari @the.lmaison. Rumah di daerah Jakarta Barat ini ditempati oleh saya dan suami beserta kedua anak kami sejak tahun 2014. Pada tahun 2021 yang lalu, kami putuskan untuk merenovasi rumah dengan luas tanah 162m2 dan bangunan 250m2 ini agar lebih nyaman kami tempati di tahun-tahun berikutnya. Karena bangunan lama kami berbentuk agak klasik dan kami inginkan bentuk bangunan yang tidak lekang oleh waktu, kami putuskan untuk memilih american style untuk bentuk fasad dan desain interiornya. Selain merubah fasad, layout rumah pun kami rubah agar memperoleh luasan bangunan yang lebih nyaman dengan 4+1 kamar tidur dan 3+1 kamar mandi.

Area Depan Rumah

Ini adalah pintu utama dari rumah kami. Aku menghias pintu ini dengan pot-pot tanaman. Setelah hunting ke berbagai penjual tanamanan, akhirnya aku menemukan 1 jenis tanaman yang aku suka banget. Tanaman ini namanya parijoto yang buah/bunganya ternyata berkhasiat untuk kesuburan loh.

Area Masuk Rumah

Ini adalah area foyer rumahku. Area foyer ini masih sama penampilannya seperti sebelum rumah direnovasi. Lemari sepatu yang aku fungsikan sebagai console table dan cermin ini sudah menemani aku lebih dari 10 tahun yang lalu sejak dari masih di rumah lama kami.

Area ini masih berada di area foyer rumahku yang berfungsi sebagai mini sitting area. Saat ini memang isinya hanya terdiri dari 2 stool kecil and 1 coffee table. Ukuran ruang tamu ini sangat mini karena kami memang jarang terima tamu di foyer. Biasanya tamu yang datang adalah teman dekat atau kerabat, jadi biasanya mereka kami ajak untuk langsung duduk di area tengah. Foyer ini memang fungsinya lebih sering untuk duduk untuk pakai sepatu sehingga kupikir ini bisa disebut juga sebagai foyer/mudroom. Soon, area ini akan berubah karena kami sedang build sesuatu disini.

Ruang Makan

Basic rule di rumah ini adalah, semua orang bebas mau duduk dimana saja. Mau duduk di sofa sambil nonton tv boleh, mau duduk di meja makan sambil kerja silakan, mo duduk di island pantry sambil ngopi ya monggo, mo duduk di area void sambil jemuran juga oke. Bebas dimana saja, just make yourself comfortable.

Kalian mau duduk dimana? Ada yg bisa tebak spot favorit aku duduk dimana?

Pantri

Pantri ini adalah area yang menjadi favoritnya aku. Di rumah ini aku memang sengaja membuat 2 dapur, yaitu dapur kotor dan dapur bersih agar secara fungsi dapat terpisah dengan baik. Tentu saja bagian terfavorit dari pantri ini adalah island table yang memang menjadi impian aku dari dulu.

Finally akhirnya island table aku sudah ada stoolnya yang aku custom made di salah satu pengrajin furniture di daerah Jepara. Anak-anak sangat suka duduk di area pantry ini sambil menikmati sarapan mereka, dan setiap harinya aku menikmati kopi di pagi hari sebelum berangkat bekerja.

Dapur 


Dapur kotor ini memiliki ukuran panjang kurang lebih 3,6m. Tidak terlalu luas tetapi untuk penyimpanan peralatan dapur lumayan terbantu dengan banyaknya laci dan lemari kabinet yang sengaja kami buat tinggi seberang sampai ke plafon. Kami sengaja memilih warna yang lebih gelap untuk area ini agar lebih mudah dalam dibersihkan dan tentu saja supaya kotoran tidak terlalu terlihat.

Void Area

Ini adalah salah satu area yang paling sering digunakan untuk bersantai bersama teman atau keluarga. Di weekend, aku bangun tidur lalu duduk di area void ini sambil menikmati sarapan dan cahaya pagi yang didapat dari pemasangan skylight di bagian atap rumah.

Nah, kalau malam hari, biasanya aku begitu pulang kantor, rebahan and ngaso dulu sebentar sambil ngobrol bersama keluarga sebelum dinner time.

Sebenernya antara area void dan area dalam rumah ini dibatasi oleh pintu geser yang berfungsi sebagai dinding pemisah. Pintu geser ini apabila dibuka akan membuat kesan ruang di dalam rumah terasa lebih lapang, dan apabila ditutup akan terasa kesan privatenya.

Ruang Keluarga

Ini ruang keluarga aku. Aku dan keluarga sangat suka menghabiskan waktu santai dengan menonton TV bersama. Di ruang ini juga aku meletakkan piano elektrik kesayangan aku yang memang kebetulan warnanya matching dengan cabinet TV kami. Area plafon di atas TV sengaja kami pasang LED light dengan nuansa warm white agar suasana menonton TV kami lebih nyaman.

Area Lantai 2

Lantai 2 adalah area dimana isinya adalah kamar utama dan kamar anak-anak plus common area. Common area ini seharusnya berfungsi sebagai library and area kerja, namun kenyataannya kami lebih sering bekerja and online school di kamar masing-masing atau di meja makan di bawah hehehe.

Disini ada 2 barang vintage yang aku sayang-sayang buat disingkirkan. Iya, tv flat jaman dulu and mini compo boombox yang sempet hits di eranya itu loh.

Kedua barang tersebut sangat memorable buat aku karena itu adalah barang elektronik pertama yang aku beli dari gaji aku ketika aku masih jadi anak rantau di Jakarta.

Kamar Tidur Utama

Kamar ini sebenarnya simpel aja, tidak terlalu banyak pernak-pernik atau hiasan, hanya terdiri dari ranjang dan nakas, plus karpet. Sebetulnya aku ingin beli bench yang diletakkan di depan ranjang biar feelnya seperti staycation di hotel.

Walk in Wardrobe

Walk in wardrobe. Finally aku punya proper wardrobe and gak sekedar lemari baju, tapi it’s a walk in wardrobe with vanity area. It’s a dream come true buat aku walau ukurannya tidak terlalu besar. Bagian kiri adalah bagian aku, bagian kanan adalah bagian suami, dan bagian tengah tentunya milik aku hahhaa. Hampir semua pakaian menggunakan sistem gantung supaya tidak berantakan, dan sebagian tshirt kami lipat di dalam laci ala marie kondo sehingga meminimalisasi lemari pakaian menjadi berantakan.

Kamar Mandi Utama

Kamar mandi ternyata salah satu tempat yang cukup penting untuk diperhatikan dengan lebih detail, karena tentu saja ada ada saluran air, ada pipa air, harus ada kemiringan lantai, dan lain sebagainya. Area wastafel kami tambahkan cabinet dan kami juga tambahkan dinding kaca untuk memisahkan area basah dan area kering.

Kamar Tidur Anak

Kamar abg ku yang artsy. Dengan luas ruangan yang tidak terlalu besar, ruang tidur anak ini hanya terdiri dari ranjang, lemari pakaian dan meja belajar saja. Dengan bukaan jendela yang cukup besar, anakku sangat betah beraktivitas di dalam kamarnya ini.

Kamar Mandi Anak

Ini kamar mandi untuk anak-anakku. Siapa yang keramik lantainya samaan kayak aku ini? Lucu banget ya keramiknya ❤️

Library Area

Sometimes ketika aku ada di area ini, aku suka mikir, era digital udah begitu erat sama kehidupan kita and terutama generasi muda anak-anak kita.. lalu berpikir, berapa tahun lagi sampai buku hardcopy masih bisa bertahan? Anak-anak jaman sekarang rasanya sudah makin jarang pegang buku, mereka lebih cinta sosmed or youtube daripada spend waktu luang tenggelam bersama buku-buku novel ratusan halaman…

But i still love books so much and mulai mengoleksi kembali novel-novel dan komik-komik lama yang jaman dulu menjadi favorit aku.. do you still read books?

Golden Vibes

Perhatikan nggak sih, kalau di rumahku itu banyak aksen goldnya? Aksen gold dipakai supaya ada tone lain yang membuat lebih terlihat elegant and modern. Aksen gold aku pakai di beberapa pernak pernik home dekor, lampu gantung, dan aksen list golddi drop cealing.

Epilog

Semoga rumah ini semakin melengkapi kebahagiaan keluarga kami, sehingga rumah ini pun akan selalu menjadi tempat kami berkumpul dan bertumbuh bersama.

Tinggalkan Balasan

Contact Us